<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299</id><updated>2012-01-11T19:38:05.631-08:00</updated><title type='text'>RUANG GURU IPS</title><subtitle type='html'>sosiologi, ekonomi, geografi, sejarah</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-7752460071127730767</id><published>2009-10-26T18:38:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T18:42:46.874-07:00</updated><title type='text'>MATERI EKONOMI KLS 9</title><content type='html'>KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL &lt;br /&gt;  By M Anshor Sja’roni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kompetensi dasar : &lt;br /&gt;Kemampuan menganalisis kerja sama ekonomi.&lt;br /&gt; Indikator :  &lt;br /&gt;1. Menjelaskan arti kerjasama ekonomi antarnegara.&lt;br /&gt;2. Menjelaskan tujuan kerjasama ekonomi antarnegara&lt;br /&gt;3. Mengidentifikasi bentuk-bentuk kerja sama antarnegara&lt;br /&gt;4. Mengidentifikasi badan-badan kerja sama ekonomi yang bersifat regional maupun multilateral  yang penting bagi Indonesia.&lt;br /&gt;5. Mengidentifikasi dampak kerjasama ekonomi internasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. ARTI KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama ekonomi internasional adalah kerja sama ekonomi yang timbul karena perdagangan internasional, pertukaran sarana dan prasarana produksi, dan hubungan utang piutang yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk dari negara-negara lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. TUJUAN KERJA SAMA INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Membebaskan bangsa-bangsa di dunia dari kemiskinan, kelaparan, dan kebodohan.&lt;br /&gt;2. Membebaskan bangsa-bangsa dari keterbelakangan ekonomi.&lt;br /&gt;3. Memajukan perdagangan.&lt;br /&gt;4. Memajukan pembangunan di negara-negara sedang berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. BENTUK-BENTUK KERJA SAMA INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kerja sama ekonomi Bilateral, yaitu kerja sama ekonomi antara satu negara dan negara lain.&lt;br /&gt;2. Kerja sama ekonomi Regional, yaitu kerja sama ekonomi antara beberapa negara yang terletak pada satu kawasan.&lt;br /&gt;3. Kerja sama ekonomi Multilateral, yaitu kerja sama ekonomi antara dua negara atau lebih yang tidak dibatasi oleh wilayah atau kawasan tertentu, melainkan bersifat internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. BADAN-BADAN KERJA SAMA INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Badan kerjasama ekonomi tingkat regional&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• ASEAN&lt;br /&gt;• AFTA&lt;br /&gt;• IMS-GT&lt;br /&gt;• IMT-GT&lt;br /&gt;• NAFTA&lt;br /&gt;• APEC&lt;br /&gt;• MEE&lt;br /&gt;• PTE&lt;br /&gt;• UTARA SELATAN&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Badan kerjasama ekonomi tingkat multilateral&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• ECOSOC&lt;br /&gt;• UNESCO&lt;br /&gt;• ILO&lt;br /&gt;• WHO&lt;br /&gt;• FAO&lt;br /&gt;• IBRD&lt;br /&gt;• IMF&lt;br /&gt;• UNCTAD&lt;br /&gt;• UNDP&lt;br /&gt;• GATT / WTO&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Badan kerjasama ekonomi menurut tujuan dan lapangan usaha&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• CGI&lt;br /&gt;• OECD&lt;br /&gt;• ADB&lt;br /&gt;• IDB&lt;br /&gt;• OPEC&lt;br /&gt;• CIPEC&lt;br /&gt;• ITC&lt;br /&gt;• ANRPC&lt;br /&gt;• ACC&lt;br /&gt;• IPC&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. DAMPAK KERJASAMA EKONOMI INTERNASIONAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Memperkuat posisi dan daya tawar Indonesia di dunia Internasional.&lt;br /&gt;2. Spesialisasi dalam memproduksi barang dan jasa sesuai dengan kekayaan alam dan kemampuan serta keahlian penduduk.&lt;br /&gt;3. Kegiatan ekspor – impor berjalan lancar.&lt;br /&gt;4. Bahan baku produksi dapat diperoleh dengan mudah.&lt;br /&gt;5. Membuka lapangan kerja.&lt;br /&gt;6. Masuknya modal asing meningkatkan kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;7. Perkembangan ilmu pengetahuan dan alih teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  LATIHAN DAN TUGAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. Uraikan bentuk-bentuk kerjasama ekonomi internasional ke dalam tabel di bawah ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel : Badan Kerjasama Ekonomi Internasional&lt;br /&gt;No. BADAN KERJASAMA EKONOMI TUJUAN NEGARA ANGGOTA&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-7752460071127730767?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/7752460071127730767/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=7752460071127730767' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7752460071127730767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7752460071127730767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2009/10/materi-ekonomi-kls-9.html' title='MATERI EKONOMI KLS 9'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-1068286819394815247</id><published>2009-10-20T18:29:00.000-07:00</published><updated>2009-10-20T18:32:47.838-07:00</updated><title type='text'>TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI</title><content type='html'>TINDAKAN EKONOMI BERDASARKAN MOTIF DAN PRINSIP EKONOMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusun : M. Anshor Sja’roni, S.Sos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Kompetensi :   Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan.&lt;br /&gt;Kompetensi Dasar :   Mengidentifikasi  tindakan ekonomi berdasarkan motif dan prinsip ekonomi &lt;br /&gt;                                                dalam berbagai kegiatan sehari-hari&lt;br /&gt;Indikator  : &lt;br /&gt;1. Menjelaskan pengertian tindakan ekonomi&lt;br /&gt;2. Menyebutkan tiga contoh tindakan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;3. Menjelaskan pengertian motif ekonomi&lt;br /&gt;4. Menjelaskan  motif ekonomi dan nonekonomi yang mendorong seseorang melakukan kegiatan pokok ekonomi dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;5. Menjelaskan pengertian prinsip ekonomi&lt;br /&gt;6. Menjelaskan penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan pokok ekonomi dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tindakan Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bab terdahulu, kita telah membahas manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral. Pada pembahasan tersebut telah diungkapkan bahwa manusia selalu memikirkan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama manusia hidup di dunia, mereka tidak akan berhenti untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejak kita lahir ke dunia hingga kita dewasa dan menjadi tua, kita selalu butuh makan dan minum, kita butuh pakaian dan rumah sebagai tempat berteduh, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana cara manusia memenuhi berbagai kebutuhannya? Ketika kita kecil, kita masih bergantung pada orang tua. Orang tualah yang memikirkan bagaimana caranya memenuhi kebutuhan keluarga. Ketika kita besar dan dewasa, tanggung jawab orang tua semakin berkurang. Kita sendiri yang berpikir bagaimana caranya memenuhi kebutuhan hidup kita. Pada jaman sekarang untuk memenuhi kebutuhan manusia butuh uang. Uang didapat dari bekerja. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia jaman sekarang harus bekerja. &lt;br /&gt;Bagaimana orang jaman dulu, ketika belum ada uang, memenuhi kebutuhannya? Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, manusia jaman dulu mengambil langsung dari alam. Mereka berburu menangkap binatang atau ikan dan mencari buah-buahan dan dedaunan yang tumbuh di lingkungan sekitar. Mereka pergi ke gua dan pohon tinggi besar sebagai tempat berteduh dan tidur. Untuk pakaian mereka menggunakan dedaunan yang lebar. &lt;br /&gt;Jadi, dari jaman dulu sampai jaman kita sekarang ini, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia harus bekerja. Jaman dahulu manusia bekerja dengan jalan mengambil langsung dari alam dan mengolah alam untuk menghasilkan makanan. Jaman sekarang manusia bekerja demi mendapatkan uang untuk dibelanjakan berbagai kebutuhan hidup. Manusia yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut melakukan tindakan ekonomi atau kegiatan ekonomi. Tidak hanya itu, ketika kita membeli barang atau menggunakan / memanfaatkan barang, berarti kita melakukan kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan konsumsi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya manusia melakukan tindakan / kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Tindakan ekonomi  terdiri atas tiga kegiatan pokok ekonomi, yaitu (1) kegiatan produksi, (2) kegiatan konsumsi, dan (3) kegiatan distribusi. Tiga kegiatan pokok ekonomi ini akan kita bahas lebih lengkap pada bab lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Motif Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah motif ekonomi itu? Motif berasal dari bahasa Inggris, motive, yang berarti dorongan. Secara sederhana, dorongan atau alasan yang membuat orang mau melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Lebih jelasnya, yang dimaksud motif ekonomi adalah suatu kekuatan yang mendorong orang untuk melakukan  tindakan / kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Mengapa orang mau bekerja? Apa yang membuat petani mau bekerja di sawah? Apa yang mendorong nelayan mau bersusah payah mengarungi lautan luas mencari ikan? Apa yang membuat ayah atau ibu kita siang malam bekerja di kantor?  Ada dua alasan mengapa orang melakukan kegiatan ekonomi, yaitu alasan ekonomi (motif ekonomi) dan alasan di luar ekonomi (motif nonekonomi).  &lt;br /&gt;Secara garis besar, motif ekonomi yang mendorong seseorang mau melakukan tindakan ekonomi karena seseorang itu ingin:&lt;br /&gt;1. mendapat laba / keuntungan.&lt;br /&gt;2. mendapat kepuasan atau kenikmatan sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;Sedangkan motif nonekonomi yang mendorong seseorang melakukan tindakan ekonomi karena seseorang itu ingin :&lt;br /&gt;1. membantu orang lain.&lt;br /&gt;2. mendapatkan penghargaan dan penghormatan dari masyarakat.&lt;br /&gt;3. mendapatkan kedudukan atau jabatan di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Prinsip Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir yang digunakan manusia dalam melakukan kegiatan ekonomi&lt;br /&gt;Dasar berpikir dalam prinsip ekonomi adalah:&lt;br /&gt; “ dengan pengorbanan tertentu diperoleh kepuasan sebesar-besarnya” atau&lt;br /&gt; “dengan pengorbanan sekecil-kecilnya demi mendapatkan kepuasan tertentu”&lt;br /&gt;Mari kita pahami maksud dari kalimat yang menjadi dasar berpikir dari prinsip ekonomi di atas.&lt;br /&gt;Misalnya ayah kita mempunyai perusahaan yang memproduksi sepatu. Sebelum sepatu dibuat, ayah kita menghitung berapa kira-kira biaya untuk memproduksi sepatu dan berapa harga jual sepatu itu. Jika ayah menerapkan prinsip ekonomi, maka ayah berusaha untuk menekan biaya pembuatan sepatu sekecil-kecilnya untuk mendapatkan laba atau keuntungan tertentu, sesuai harapan ayah. &lt;br /&gt;Contoh yang lain, marilah kita ikuti seorang ibu yang sedang belanja di pasar. Ibu itu telah mencatat barang-barang yang akan dibeli. Ibu itu mengecek berapa uang yang dimilikinya. Jika ibu itu menerapkan prinsip ekonomi, apa yang akan dilakukan ibu itu? Tentu saja ibu itu menghitung uang yang dimilikinya agar cukup untuk belanja. Bahkan kalau bisa sisa. Bagaimana caranya? Jika barang yang akan dibeli banyak sedangkan uang yang ada kurang, maka yang dilakukan adalah membuat skala prioritas. Ibu itu harus menetapkan barang apa yang paling penting dan mendesak untuk dibeli dan barang apa yang paling tidak penting dan tidak mendesak untuk dibeli. Di samping membuat skala prioritas, ibu itu harus mencari informasi di mana bisa memperoleh barang-barang dengan harga yang lebih murah. &lt;br /&gt;Sekarang, coba kalian membuat contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupanmu sebagai seorang siswa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas&lt;br /&gt;I. Jelaskan konsep / kata kunci di bawah ini!&lt;br /&gt;1. tindakan ekonomi&lt;br /&gt;2. motif ekonomi&lt;br /&gt;3. motif nonekonomi&lt;br /&gt;4. prinsip ekonomi&lt;br /&gt;II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!&lt;br /&gt;1. Tuliskan satu contoh tindakan ekonomi!&lt;br /&gt;2. Tuliskan satu contoh motif ekonomi!&lt;br /&gt;3. Tuliskan satu contoh motif nonekonomi!&lt;br /&gt;4. Tuliskan satu contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan siswa sehari-hari!&lt;br /&gt;III. Unjuk Kerja&lt;br /&gt;Wawancarailah ayah atau ibu kamu! Tanyakan apa motif ayah/ibu bekerja? Tanyakan pula apa motif ayah/ibu membeli rumah, kendaraan, atau membeli barang untuk disumbangkan kepada korban bencana alam? Buatlah laporan hasil wawancara lalu presentasikan di depan kelas!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-1068286819394815247?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/1068286819394815247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=1068286819394815247' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1068286819394815247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1068286819394815247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2009/10/tindakan-motif-dan-prinsip-ekonomi.html' title='TINDAKAN, MOTIF, DAN PRINSIP EKONOMI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-1103437804276537751</id><published>2009-08-27T20:35:00.000-07:00</published><updated>2009-08-27T20:40:24.136-07:00</updated><title type='text'>SOSIOLOGI [Kelas 8]</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PENCEGAHAN PENYIMPANGAN SOSIAL&lt;br /&gt;(Pengendalian Sosial)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kehidupan sehari-hari setiap orang tua pasti mendidik anak-anaknya untuk dapat menyesuaikan diri dalam kaidah dan nilai yang berlaku di masyarakat. Orang tua pada dasarnya tidak menginginkan putra-putrinya terlibat dalam perilaku yang menyimpang, misalnya tawuran, penyalahgunaan narkoba, judi, miras, mencuri dan sebagainya. Lalu apa saja usaha yang dilakukan untuk mencegah timbulnya perilaku menyimpang di dalam keluarga dan masyarakat? Kita pelajari bersama-sama upaya mencegah penyimpangan sosial (yang kita namakan pengendalian social / social control) untuk kemudian kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;I. Pengertian Pencegahan Penyimpangan Sosial &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pencegahan penyimpangan sosial dinamakan pengendalian social (social control). Pengendalian sosial adalah cara dan metode yang digunakan untuk mendorong seseorang agar mampu bertindak sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.&lt;br /&gt;Pencegahan penyimpangan sosial dapat dilakukan secara timbal balik, yaitu :&lt;br /&gt;1. pencegahan penyimpangan sosial dari individu terhadap individu lain.&lt;br /&gt;2. pencegahan penyimpangan sosial dari individu terhadap kelompok.&lt;br /&gt;3. pencegahan penyimpangan sosial dari kelompok terhadap individu.&lt;br /&gt;4. pencegahan penyimpangan sosial dari kelompok terhadap kelompok.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;II. Upaya Pencegahan Penyimpangan Sosial&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Sifat Pencegahan Penyimpangan Sosial&lt;br /&gt;Berdasarkan sifatnya, tindakan pencegahan penyimpangan social dapat dibedakan menjadi dua, yaitu :&lt;br /&gt;1. Tindakan preventif, yaitu suatu tindakan yang ditujukan untuk mencegah terjadinya penyimpangan social.&lt;br /&gt;2. Tindakan represif, yaitu suatu tindakan yang dilakukan setelah terjadinya penyimpangan social.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Cara Pencegahan Penyimpangan Sosial&lt;br /&gt;Berdasarkan caranya, pencegahan penyimpangan social dibedakan menjadi dua, yaitu :&lt;br /&gt;1. Cara persuasive, yaitu cara yang dilakukan untuk mengajak atau membimbing agar selalu menyesuaikan diri dengan norma dan aturan yang berlaku.&lt;br /&gt;2. Cara koersif, yaitu cara pencegahan penyimpangan social yang ditekankan pada kekerasan dan ancaman secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS KELOMPOK&lt;br /&gt;Kerjakanlah tugas di bawah ini bersama kelompokmu!&lt;br /&gt;1. Jelaskan usaha pencegahan penyimpangan social yang dilakukan oleh :&lt;br /&gt;a. individu terhadap individu.&lt;br /&gt;b. individu terhadap kelompok.&lt;br /&gt;c. kelompok terhadap individu.&lt;br /&gt;d. kelompok terhadap kelompok.&lt;br /&gt;Berikan pula masing-masing satu contoh!&lt;br /&gt;2.  Jelaskan 2 sifat pencegahan penyimpangan social! Berikan pula masing-masing satu contoh!&lt;br /&gt;3. Jelaskan 2 cara pencegahan penyimpangan social! Berikan pula masing-masing satu contoh!&lt;br /&gt;4. Apakah tujuan dari pencegahan penyimpangan social? &lt;br /&gt;5. Siapa sajakah orang atau lembaga yang melakukan penngendalian social?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS INDIVIDU&lt;br /&gt;Keluarga merupakan lembaga pencegahan penyimpangan sosial yang pertama dan utama dalam kehidupan masyarakat. Setujukah kalian dengan pendapat tersebut? Buatlah tulisan dengan tema “Peranan keluarga sebagai pencegah penyimpangan sosial.” Panjang tulisan minimal satu lembar kertas folio.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-1103437804276537751?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/1103437804276537751/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=1103437804276537751' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1103437804276537751'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1103437804276537751'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2009/08/sosiologi-kelas-8.html' title='SOSIOLOGI [Kelas 8]'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-7638634984785809018</id><published>2009-08-07T00:57:00.000-07:00</published><updated>2009-08-07T01:47:45.771-07:00</updated><title type='text'>PERDAGANGAN INTERNASIONAL</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pengertian dan Teori Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      Perdagangan internasional dapat diartikan sebagai hubungan tukar menukar barang atau jasa yang saling menguntungkan antara satu negara dengan negara lain.&lt;br /&gt;Teori-teori perdagangan internasional diungkapkan oleh dua ekonom, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Adam Smith : Teori Keunggulan Mutlak (theory of absolute advantage)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Bunyi teori keunggulan mutlak : “suatu negara disebut memiliki keunggulan mutlak dari negara lain jika negara tersebut memproduksi barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain.”&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;David Ricardo : Teori Keunggulan Komparatif (theory of comparative advantage)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Bunyi teori keunggulan komparatif : “ suatu negara disebut memiliki keunggulan komparatif dari negara lain jika negara tersebut mampu memproduksi lebih banyak barang atau jasa dengan biaya yang lebih murah daripada negara lain.”&lt;br /&gt;Ada beberapa faktor yang memengaruhi terjadinya perdagangan internasional, yaitu:&lt;br /&gt;1. Perbedaan kekayaan sumber daya alam&lt;br /&gt;2. Perbedaan efisiensi&lt;br /&gt;3. Perbedaan tingkat teknologi yang digunakan &lt;br /&gt;4. Perbedaan selera&lt;br /&gt;5. Perbedaan sosial, budaya, politik, dan pertahanan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Manfaat dan Dampak Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Manfaat perdagangan internasional:&lt;br /&gt;1. Meningkatkan kualitas konsumsi&lt;br /&gt;2. Mendatangakan devisa bagi negara&lt;br /&gt;3. Terbukanya lapangan kerja&lt;br /&gt;4. Stabilisasi harga-harga&lt;br /&gt;5. Transfer teknologi&lt;br /&gt;Dampak perdagangan internasional bagi Indonesia:&lt;br /&gt;Dampak Positif&lt;br /&gt;1. Berbagai macam kebutuhan barang dan jasa terpenuhi&lt;br /&gt;2. Harga barang semakin murah karena efisiensi dan spesialisasi&lt;br /&gt;3. Devisa negara meningkat&lt;br /&gt;4. Lapangan kerja terbuka&lt;br /&gt;5. Adanya persahabatan dan kerja sama antarnegara&lt;br /&gt;6. Mendorong kegiatan ekonomi &lt;br /&gt;Dampak Negatif&lt;br /&gt;1. Produk dalam negeri menurun karena kurang disukai masyarakat.&lt;br /&gt;2. Ketergantungan terhadap negara-negara maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Cara Pembayaran Internasional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;       Dalam perdagangan internasional pembayaran dilakukan dengan menggunakan valuta asing atau devisa.&lt;br /&gt;       Devisa adalah semua barang yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran internasional dan dapat diterima di dunia internasional.&lt;br /&gt;       Valuta asing adalah mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri.&lt;br /&gt;       Kurs valuta asing adalah perbandingan nilai mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri.&lt;br /&gt;Macam-macam kurs valuta asing:&lt;br /&gt;1. Kurs beli, yaitu kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank membeli mata uang asing.&lt;br /&gt;2. Kurs jual, yaitu kurs yang diberlakukan oleh bank apabila bank menjual mata uang asing.&lt;br /&gt;3. Kurs tengah, yaitu kurs rata-rata antara kurs beli dan kurs jual.&lt;br /&gt;Alat pembayaran dalam perdagangan internasional dapat berupa : emas dan perak, valuta asing, dan wesel asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Hambatan Perdagangan Internasional&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;       Perdagangan Internasional dapat berjalan dengan lancar apabila negara-negara yang terlibat dalam perdagangan bisa bebas mengekspor atau mengimpor barang sesuai dengan keinginan. Adanya hambatan mengakibatkan kegiatan ekspor-impor terganggu.&lt;br /&gt;Hambatan-hambatan perdagangan internasional itu antara lain:&lt;br /&gt;1. Kuota&lt;br /&gt;2. Larangan impor&lt;br /&gt;3. Tarif&lt;br /&gt;4. Subsidi&lt;br /&gt;5. Embargo ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uraikan konsep-konsep di bawah ini dengan baik!&lt;br /&gt;Perdagangan internasional&lt;br /&gt;Teori Keunggulan Mutlak&lt;br /&gt;Teori Keunggulan Komparatif&lt;br /&gt;Devisa &lt;br /&gt;Valuta asing&lt;br /&gt;Kurs&lt;br /&gt;Ekspor&lt;br /&gt;Impor&lt;br /&gt;Kuota&lt;br /&gt;Subsidi&lt;br /&gt;Tarif&lt;br /&gt;Embargo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan benar!&lt;br /&gt;1. Penggagas teori keunggulan komparatif adalah ....&lt;br /&gt;2. Suatu negara memiliki keunggulan mutlak dibanding negara lain apabila negara tersebut memproduksi suatu barang yang tidak diproduksi oleh negara lain. Teori ini dikemukakan ....&lt;br /&gt;3. Kegiatan perdagangan suatu perusahaan untuk mengeluarkan barang dari wilayah suatu negara dan memperdagangkannya di wilayah negara lain disebut ....&lt;br /&gt;Kebijakan untuk membatasi jumlah ekspor dan impor dari suatu negara tertentu disebut ....&lt;br /&gt;4. Mata uang asing yang dipakai sebagai alat pembayaran luar negeri disebut ....&lt;br /&gt;5. Dalam perdagangan internasional, istilah valuta asing dapat dipersamakan dengan....&lt;br /&gt;Perbandingan mata uang asing terhadap mata uang dalam negeri disebut ....&lt;br /&gt;Tempat pertukaran mata uang asing adalah ....&lt;br /&gt;Kurs yang berlaku apabila bank menjual mata uang asing adalah....&lt;br /&gt;Misalkan kurs beli mata uang X terhadap rupiah Rp 200,00. sedangakan kurs jualnya Rp 250,00. Kamu memiliki uang Rp 1000,00. Jika kamu ingin menukarkan dengan mata uang X, maka yang kamu dapat adalah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas!&lt;br /&gt;Menurut pendapatmu, manakah yang lebih masuk akal, teori keunggulan mutlak dari Adam Smith atau teori keunggulan komparatif dari David Ricardo dalam menjelaskan perdagangan internasional? Mengapa? &lt;br /&gt;Jelaskan bagaimana perdagangan internasional dapat meningkatkan devisa suatu negara!&lt;br /&gt;Menurut pendapatmu, manakah yang lebih baik bagi suatu negara, lebih banyak ekspor atau lebih banyak impor? Mengapa?&lt;br /&gt;Mengapa nilai kurs jual suatu mata uang selalu lebih tinggi daripada kurs belinya?&lt;br /&gt;Dengan cara apa sajakah transaksi perdagangan internasional bisa dibayar?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-7638634984785809018?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/7638634984785809018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=7638634984785809018' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7638634984785809018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7638634984785809018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2009/08/perdagangan-internasional.html' title='PERDAGANGAN INTERNASIONAL'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-2470987288314611137</id><published>2008-08-05T23:36:00.000-07:00</published><updated>2008-08-05T23:53:14.118-07:00</updated><title type='text'>BAB I EKONOMI KLS 9</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;&lt;strong&gt;WORKSHEET&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UANG DAN LEMBAGA KEUANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. UANG&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Uang adalah suatu benda dengan satuan hitung tertentu yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran yang sah di suatu wilayah tertentu.&lt;br /&gt;Jenis uang yang beredar di masyarakat dikelompokkan menjadi 2 (dua), yaitu :&lt;br /&gt;(1) uang kartal,&lt;br /&gt;(2) uang giral.&lt;br /&gt;Fungsi uang :&lt;br /&gt;1.      Fungsi Utama (Primer)&lt;br /&gt;a.       uang sebagai alat tukar&lt;br /&gt;b.      uang sebagai alat satuan hitung&lt;br /&gt;2.      Fungsi Turunan (Sekunder)&lt;br /&gt;a.       uang sebagai alat pembayaran&lt;br /&gt;b.      uang sebagai alat menyimpan, menabung, dan alat penimbun kekayaan&lt;br /&gt;c.       uang sebagai standar pembayaran tertunda&lt;br /&gt;d.      uang sebagai penunjuk harga&lt;br /&gt;Nilai uang ada 3 (tiga) macam, yaitu:&lt;br /&gt;1.      Nilai Intrinsik&lt;br /&gt;2.      Nilai Nominal&lt;br /&gt;3.      Nilai Riil&lt;br /&gt;Di samping tiga nilai uang tersebut, ada gejala ekonomi yang mempengaruhi nilai uang, yaitu:&lt;br /&gt;1.      Inflasi&lt;br /&gt;2.      Deflasi&lt;br /&gt;3.      Devaluasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS!&lt;br /&gt;Uraikanlah konsep-konsep di bawah ini!&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;Konsep / Kata Kunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian / Arti&lt;br /&gt;1.barter&lt;br /&gt; 2.uang kartal&lt;br /&gt; 3.uang giral&lt;br /&gt;4.nilai intrinsik&lt;br /&gt;5.nilai nominal&lt;br /&gt;6.nilai riil&lt;br /&gt;7.inflasi&lt;br /&gt;8.deflasi&lt;br /&gt;9.devaluasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan jelas!&lt;br /&gt;1.      Ceritakan dengan singkat sejarah dipergunakannya uang sebagai alat tukar!&lt;br /&gt;2.      Pada masa sekarang ini, dapatkah kita menggunakan sistem barter? Mengapa?&lt;br /&gt;3.      Apakah perbedaan antara uang kartal dan uang giral?&lt;br /&gt;4.      Apa yang terjadi apabila uang terlalu banyak atau terlalu sedikit beredar di masyarakat?&lt;br /&gt;5.      Sebutkan fungsi utama uang dan fungsi turunan uang! Masing-masing berikan contoh!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#333399;"&gt;&lt;strong&gt;Penuhi saku dan tanganmu dengan uang&lt;br /&gt;Dan biarkan hatimu dipenuhi asma Allah dengan berdzikir&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;II. LEMBAGA KEUANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BANK&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.&lt;br /&gt;Asas Perbankan Indonesia : demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian.&lt;br /&gt;Fungsi Perbankan Indonesia : penghimpun dan penyalur dana masyarakat.&lt;br /&gt;Tujuan Perbankan Indonesia : menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.&lt;br /&gt;Jenis-jenis Bank :&lt;br /&gt;1.Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1998&lt;br /&gt;Bank Umum&lt;br /&gt;Bank Perkreditan rakyat&lt;br /&gt;2.Berdasarkan Fungsi&lt;br /&gt;Bank Sentral&lt;br /&gt;Bank Umum&lt;br /&gt;Bank Perkreditan Rakyat&lt;br /&gt;3.Berdasarkan Kepemilikan&lt;br /&gt;Bank Umum Milik Negara&lt;br /&gt;Bank Umum Milik Swasta&lt;br /&gt;Bank Campuran&lt;br /&gt;Bank Pembangunan Daerah&lt;br /&gt;Bank Syariah&lt;br /&gt;Produk perbankan : giro, deposito, tabungan, kredit, surat-surat berharga.&lt;br /&gt;Manfaat bank:&lt;br /&gt;1.Menyediakan jasa di bidang keuangan kepada masyarakat (nasabah)&lt;br /&gt;2.Memperlancar program pembangunan pemerintah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;B.                       LEMBAGA KEUANGAN BUKAN BANK (LKBB)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LKBB adalah semua badan yang melakukan kegiatan di bidang keungan yang secara langsung atau tidak langsung menghimpun dana terutama dengan jalan mengeluarkan kertas berharga dan menyalurkannya ke dalam masyarakat guna membiayai investasi perusahaan-perusahaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tujuan pokok LKBB:&lt;br /&gt;1.      mendorong pengembangan pasar uang dan pasar modal&lt;br /&gt;2.      membantu permodalan perusahaan-perusahaan terutama pengusaha golongan&lt;br /&gt;               ekonomi lemah.&lt;br /&gt;Jenis-jenis LKBB:&lt;br /&gt;1.      koperasi simpan pinjam&lt;br /&gt;2.      pasar modal&lt;br /&gt;3.      perusahaan pegadaian&lt;br /&gt;4.      asuransi&lt;br /&gt;5.      perusahaan leasing&lt;br /&gt;6.      lembaga dana pensiun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat LKBB :&lt;br /&gt;Mempermudah masyarakat memperoleh pinjaman dana atau modal.&lt;br /&gt;Menghindarkan masyarakat dari praktik lintah darat, tengkulak, atau pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.&lt;br /&gt;Membantu meringankan beban terhadap suatu musibah atau kejadian yang tidak diinginkan&lt;br /&gt;Memberikan jaminan di hari tua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUGAS&lt;br /&gt;Uraikanlah konsep-konsep  di bawah ini!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No.&lt;br /&gt;Konsep / Kata Kunci&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian / Arti&lt;br /&gt;1.Bank&lt;br /&gt;2.Bank Sentral&lt;br /&gt;3.Bank Umum&lt;br /&gt;4.Bank Perkreditan Rakyat&lt;br /&gt;5.Bank Syariah&lt;br /&gt;6.Lembaga Keuangan Bukan Bank&lt;br /&gt;7.Pasar Modal&lt;br /&gt;8.Perusahaan Pegadaian&lt;br /&gt;9.Asuransi&lt;br /&gt;10.Polis&lt;br /&gt;11.Koperasi Simpan Pinjam&lt;br /&gt;12.Perusahaan Leasing&lt;br /&gt;13.Lembaga Dana Pensiun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!&lt;br /&gt;1. Apa sajakah perbedaan antara bank dan lembaga keuangan bukan bank!&lt;br /&gt;2. Jelaskan manfaat bank!&lt;br /&gt;3. Apa maksud didirikannya lembaga keuangan bukan bank!&lt;br /&gt;4. Dari beberapa lembaga keuangan bukan bank, manakah menurutmu yang paling dibutuhkan oleh masyarakat? Mengapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-2470987288314611137?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/2470987288314611137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=2470987288314611137' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2470987288314611137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2470987288314611137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/08/bab-i-ekonomi-kls-9.html' title='BAB I EKONOMI KLS 9'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-651950997324753792</id><published>2008-04-15T23:01:00.000-07:00</published><updated>2008-04-15T23:15:13.487-07:00</updated><title type='text'>PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA</title><content type='html'>&lt;strong&gt;PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Oleh M. Anshor Sja’roni&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata kunci: Perusahaan, Badan Usaha, BUMN, BUMD, BUMS, Koperasi, Badan Usaha peroranga, Firma, Persekutuan Komanditer, Perseroan Terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pokok bahasan yang terdahulu kita bahas tentang ilmu ekonomi dalam kehidupan pribadi sehari-hari. Sekarang mari kita belajar penerapan ilmu ekonomi secara lebih luas. Kita pelajari penerapan ilmu ekonomi dalam perusahaan dan badan usaha.&lt;br /&gt;Apakah perusahaan dan badan usaha itu sama? Lalu apa sajakah yang akan kita bahas dalam topik ini?&lt;br /&gt;Pertama, mari kita cari tahu pengertian dari perusahaan dan badan usaha.&lt;br /&gt;Perusahaan adalah tempat berlangsungnya penggabungan sumber daya ekonomi (faktor-faktor produksi) untuk menghasilkan barang dan jasa.&lt;br /&gt;Badan usaha adalah organisasi ekonomi dan hukum yang menyelenggarakan perusahaan dengan tujuan memperoleh keuntungan atau laba.&lt;br /&gt;Dari uraian di atas kita tahu bahwa perusahaan dan badan usaha berbeda. Lalu apa yang membedakannya? Lihatlah tabel berikut ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 1 : Perbedaan Fungsi, Tujuan, dan Bentuk Perusahaan dan Badan Usaha&lt;br /&gt;Aspek                                   * Perusahaan*                                           * Badan Usaha*&lt;br /&gt;Fungsi  *Alat badan usaha untuk mencapai tujuan* *Kesatuan organisasi untuk mengurus perusahaan*&lt;br /&gt;Tujuan *Menghasilkan barang dan jasa*             *Mencari laba atau memberikan pelayanan*&lt;br /&gt;Bentuk *Tehnis dapat berbentuk kantor, pabrik, bengkel, atau unit produksi lainnya* *Yuridis / hukum dapat berbentuk PT,CV, Firma, atau koperasi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sudah tahu beda antara perusahaan dan badan usaha. Sekarang mari kita lihat macam-macam perusahaan dan badan usaha.&lt;br /&gt;Macam-macam perusahaan&lt;br /&gt;1. berdasarkan jumlah tenaga kerja, perusahaan dibedakan menjadi&lt;br /&gt;1. perusahaan kecil, yaitu perusahaan dengan jumlah tenaga kerja kurang dari 5 orang.&lt;br /&gt;2. perusahaan menengah, yaitu perusahan dengan jumlah tenaga kerja antara 6 hingga 50 orang.&lt;br /&gt;3. perusahaan besar, yaitu perusahaan dengan jumlah tenaga kerja lebih dari 50 orang.&lt;br /&gt;2. berdasarkan lapangan usaha, perusahaan dibedakan menjadi&lt;br /&gt;1. perusahaan ekstraktif&lt;br /&gt;2. perusahaan agraris&lt;br /&gt;3. perusahaan industri&lt;br /&gt;4. perusahaan perdagangan&lt;br /&gt;5. perusahaan jasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita tinjau macam badan usaha.&lt;br /&gt;Jenis-jenis badan usaha&lt;br /&gt;1. BUMN, yaitu badan usaha yang modalnya berasal dari pendapatan pemerintah yang disisihkan. BUMN misalnya : Perusahaan Jawatan (Perjan), Perusahaan Umum (Perum), PT.&lt;br /&gt;2. BUMD, yaitu badan usaha yang modalnya berasal dari pendapatan pemerintah daerah yang disihkan. BUMD misalnya : Perusahaan Daerah (PD)&lt;br /&gt;3. BUMS, yaitu badan usaha milik swasta baik dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri. BUMS misalnya : badan usaha perseorangan, firma, persekutuan komanditer (CV), dan Perseroan Terbatas (PT).&lt;br /&gt;4. Koperasi, yaitu badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan dan kegotongroyongan. Koperasi misalnya : Koperasi simpan pinjam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sekarang mari kita masuk lebih dalam. Kita periksa misi dan tujuan didirikannya perusahaan dan badan-badan usaha baik yang dimiliki oleh pemerintah, koperasi, maupun pihak swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabel 2 : Misi dan Tujuan Pendirian Badan Usaha&lt;br /&gt;No. Jenis Badan Usaha                                Misi dan Tujuan Pendirian&lt;br /&gt;1. BUMN/BUMD • *Meningkatkan pertumbuhan ekonomi sebagai sumber pendapatan negara / daerah dengan memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan pemerataan pembangunan.&lt;br /&gt;• *Memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. BUMS&lt;br /&gt;Memperoleh laba / keuntungan yang sebesar-besarnya demi kepentingan pemilik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Koperasi&lt;br /&gt;Memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita ikut memikirkan bagaimana supaya badan usaha dan perusahaan di atas dapat berjalan dengan baik, sukses, dan mencapai tujuan pendiriannya.&lt;br /&gt;Beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam mengelola badan usaha secara profesional, yaitu:&lt;br /&gt;1. Bidang usaha yang akan diusahakan harus memperhatikan produk apa yang dibutuhkan oleh masyarakat luas.&lt;br /&gt;2. Letak perusahaan strategis, tidak jauh dari pengambilan bahan baku yang diperlukan, sarana transportasi, telekomunikasi, dan lingkungan sosial dan budaya yang mendukung perusahaan.&lt;br /&gt;3. Visi dan misi badan usaha yang jelas guna menjadi pedoman dan arah perusahaan yang akan dijalankan.&lt;br /&gt;4. Melaksanakan sistem manajemen yang profesional.&lt;br /&gt;5. Kedisiplinan dan tanggung jawab bagi seluruh pimpinan dan karyawan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-651950997324753792?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/651950997324753792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=651950997324753792' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/651950997324753792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/651950997324753792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/04/perusahaan-dan-badan-usaha.html' title='PERUSAHAAN DAN BADAN USAHA'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-4119563867547790096</id><published>2008-03-26T00:57:00.000-07:00</published><updated>2008-04-01T00:05:12.191-07:00</updated><title type='text'>DISTRIBUSI</title><content type='html'>Distribusi adalah ?&lt;br /&gt;Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan distribusi dinamakan?&lt;br /&gt;Kegiatan distribusi mencakup kegiatan :&lt;br /&gt;1.&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;Sistem distribusi adalah?&lt;br /&gt;Ada 3 sistem distribusi, yaitu:&lt;br /&gt;1. Sistem distribusi langsung, yaitu?&lt;br /&gt;2. Sistem distribusi semilangsung, yaitu?&lt;br /&gt;3. Sistem distribusi tidak langsung, yaitu?&lt;br /&gt;Badan atau lembaga distribusi antara lain&lt;br /&gt;1. Agen&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;3.&lt;br /&gt;4.&lt;br /&gt;5.&lt;br /&gt;6.&lt;br /&gt;7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah konsep catatan yang bisa dilengkapi dengan melihat beberapa buku yang ada menjelaskan tentang kegiatan pokok ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Selamat belajar. Sukses selalu menyertai kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-4119563867547790096?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/4119563867547790096/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=4119563867547790096' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/4119563867547790096'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/4119563867547790096'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/03/blog-post.html' title='DISTRIBUSI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-8385803241662258116</id><published>2008-03-24T00:57:00.000-07:00</published><updated>2008-03-24T01:08:28.759-07:00</updated><title type='text'>3 KEGIATAN POKOK EKONOMI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R-dhX6A-LII/AAAAAAAAABg/PC-A5hlrm4A/s1600-h/IMG_5300.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R-dhX6A-LII/AAAAAAAAABg/PC-A5hlrm4A/s320/IMG_5300.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5181216959651261570" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;PRODUKSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PRODUKSI adalah setiap kegiatan yang dilakukan manusia untuk menghasilkan barang/jasa atau menaikkan nilai kegunaan barang/jasa.&lt;br /&gt;2. Orang atau badan yang melakukan kegiatan produksi disebut produsen&lt;br /&gt;3. Tujuan produksi, yaitu :&lt;br /&gt;1. menghasilkan suatu barang&lt;br /&gt;2. menambah serta meningkatkan nilai guna barang yang sudah ada&lt;br /&gt;3. memenuhi kebutuhan manusia&lt;br /&gt;4. memperoleh keuntungan/laba&lt;br /&gt;4. Jenis-jenis usaha yang memerlukan produksi, yaitu:&lt;br /&gt;1. Usaha Ekstraktif (Pertambangan), yaitu usaha yang dilakukan dengan cara eksplorasi sumber daya alam tanpa mengubah wujud barang produksi tersebut. Contoh: tambang pasir, emas, batu bara, minyak bumi, dan perak.&lt;br /&gt;2. Usaha Agraris (Petanian), yaitu usaha yang dilakukan dengan jalan mengelola tanah dan hewan.&lt;br /&gt;3. Usaha Perdagangan, yaitu usaha dengan cara memperjualbelikan barang dagangan tanpa mengubah wujud barang tersebut.&lt;br /&gt;4. Usaha Industri, yaitu usaha yang menghasilkan barang dengan cara mengolah bahan mentah menjadi bahan jadi.&lt;br /&gt;5. Usaha Jasa, yaitu usaha yang tidak berwujud barang tetapi jasa yang tidak dapat dilihat tetapi dapat dirasakan berupa kepuasan atas pelayanan.&lt;br /&gt;5. Faktor-faktor produksi adalah sesuatu yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan produksi.&lt;br /&gt;6. Faktor-faktor produksi, antara lain :&lt;br /&gt;1. Alam, yaitu meliputi tanah, air, udara, dan iklim, panas matahari, &lt;br /&gt;2. Tenaga Kerja, yaitu&lt;br /&gt;3. Modal, yaitu&lt;br /&gt;4. Kewirausahaan, yaitu&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-8385803241662258116?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/8385803241662258116/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=8385803241662258116' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/8385803241662258116'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/8385803241662258116'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/03/3-kegiatan-pokok-ekonomi_24.html' title='3 KEGIATAN POKOK EKONOMI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R-dhX6A-LII/AAAAAAAAABg/PC-A5hlrm4A/s72-c/IMG_5300.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-2705270306785105052</id><published>2008-03-17T00:13:00.000-07:00</published><updated>2008-03-17T00:37:31.525-07:00</updated><title type='text'>3 KEGIATAN POKOK EKONOMI</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R94fTdxtOpI/AAAAAAAAABI/_Yn5uta7q9A/s1600-h/GAMBAR+BELANJA.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;" src="http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R94fTdxtOpI/AAAAAAAAABI/_Yn5uta7q9A/s320/GAMBAR+BELANJA.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5178611040793737874" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KEGIATAN POKOK EKONOMI &lt;br /&gt;DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Kompetensi :   Memahami kegiatan ekonomi masyarakat&lt;br /&gt;Kompetensi Dasar :   Mendeskripsikan kegiatan pokok ekonomi yang meliputi &lt;br /&gt;                            kegiatan konsumsi,produksi, dan distribusi barang atau &lt;br /&gt;                            jasa.&lt;br /&gt;Indikator   &lt;br /&gt;1. Mendeskripsikan kegiatan konsumsi barang dan jasa&lt;br /&gt;2. Mendeskripsikan  kegiatan produksi barang dan jasa&lt;br /&gt;3. Mendeskripsikan  kegiatan distribusi barang dan jasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PADA bab terdahulu, kita telah pelajari tentang tindakan ekonomi. Tindakan ekonomi bisa juga disebut dengan kegiatan ekonomi. Kegiatan pokok ekonomi dalam kehidupan sehari-hari kita terbagi menjadi 3 (tiga) kegiatan pokok, yaitu (1) konsumsi, (2) produksi, (3) distribusi. Nah, sekarang kita akan pelajari satu persatu tiga kegiatan pokok ekonomi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I. KONSUMSI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Pengertian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KONSUMSI adalah setiap kegiatan manusia dalam memakai, menggunakan, atau menikmati barang atau jasa untuk memenuhi kebutuhan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan konsumsi disebut konsumen. Mengapa konsumen melakukan kegiatan konsumsi? Konsumen melakukan konsumsi demi mendapatkan kepuasan untuk mempertahankan kelangsungan hidup. Setiap hari kita menikmati makanan dan minuman. Setiap hari pula kita memakai sabun untuk mandi, memakai sikat gigi dan odol untuk membersihkan gigi, memakai baju, menggunakan sepeda, kendaraan, atau angkutan umum. Bahkan kita butuh hiburan. Menonton film Ayat-ayat Cinta di bioskop untuk kita nikmati ceritanya termasuk dalam kegiatan konsumsi. Jadi, kegiatan konsumsi tidak bisa kita tinggalkan, kecuali kalau kita sudah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, keinginan melakukan konsumsi antara orang yang satu dengan orang lainnya ber beda. Apa yang perlu dibeli, berapa jumlahnya, dibeli sekarang atau nanti, yang mahal atau yang murah saja, adalah hal-hal yang menjadi pertimbangan seseorang untuk melakukan konsumsi. Dan itu tidak sama antara orang satu dengan orang lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, apa yang menjadi faktor pertimbangan seseorang dalam melakukan kegiatan konsumsi? Faktor penentu jenis kebutuhan seseorang antara lain :&lt;br /&gt;1. Tingkat penghasilan, yaitu pendapatan seseorang. Semakin tinggi penghasilan seseorang biasanya semakin banyak jenis dan jumlah barang atau jasa yang dapat dibeli. Sebaliknya, kalau seseorang uangnya sedikit tentu jumlah dan jenis barang atau jasa yang bisa dibeli sedikit.&lt;br /&gt;2. Harga barang atau jasa. Bila harga barang atau jasa tinggi atau mahal, maka sedikit yang bisa dibeli. Sebaliknya, jika harganya turun atau rendah, maka semakin banyak yang bisa dibeli dengan jumlah uang yang sama.&lt;br /&gt;3. Barang atau jasa yang dibutuhkan ada. Meskipun punya uang tapi kalau barang atau jasa yang diperlukan tidak tersedia maka kita tidak bisa mengkonsumsi barang tersebut.&lt;br /&gt;4. Tingkat pendidikan. Semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang maka semakin beragam kebutuhannya. Berlangganan koran, membeli buku, atau ikut seminar, misalnya. Sebaliknya, orang yang berpendidikan rendah, tidak butuh ikut seminar atau membeli buku bukan menjadi kebutuhannya.&lt;br /&gt;5. Jumlah anggota keluarga. Berapa jumlah anggota keluargamu? Semakin banyak anggota keluargamu, tentu semakin banyak pula barang atau jasa yang dibutuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita butuh membeli barang, apakah pada waktu itu juga harus membeli? Belum tentu. Jangan tergesa-gesa. Kebutuhan akan barang itu dapat kita bedakan berdasarkan waktu pemenuhan kebutuhan. Mengapa? Karena ada kebutuhan yang perlu segera dipenuhi saat ini juga, atau nanti saja (jangka menengah), atau kita tunda dulu (jangka panjang). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau begitu apa yang mesti kita lakukan? Ya, karena banyaknya barang yang kita butuhkan sementara uang kita pas-pasan, kita perlu membuat daftar barang yang kita butuhkan dan membuat skala prioritas. Artinya, dari daftar barang itu kita urutkan mana barang yang paling penting sampai barang yang dapat ditunda dulu membelinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Aspek Positif dan Negatif Perilaku Konsumtif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ASPEK positif berarti manfaat. Aspek negatif berarti kerugian. Perilaku konsumtif berarti sikap yang hanya senang mengkonsumsi barang atau jasa tanpa memperhatikan keuangan yang ada serta kegunaan barang yang dibeli. Artinya, hanya senang membeli atau membelanjakan uang untuk mendapakan suatu barang tanpa mempertimbangkan apakah barang tersebut betul-betul bermanfaat atau diperlukan, uang yang digunakan cukup atau tidak, keperluan yang lain sudah terpenuhi atau belum. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sebetulnya perilaku konsumtif sangat bertentangan dengan prinsip ekonomi yang mengajarkan hidup hemat. Namun, ternyata ada aspek positif dari perilaku konsumtif tersebut. Apa saja itu? Antara lain yaitu:&lt;br /&gt;1. kebutuhan barang atau jasa terpenuhi,&lt;br /&gt;2. timbul rasa puas,&lt;br /&gt;3. menambah pengalaman dan wawasan,&lt;br /&gt;4. memberi kemudahan dan rasa nyaman,&lt;br /&gt;5. memberi keuntungan bagi penjual atau produsen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan aspek negatif dari perilaku konsumtif adalah:&lt;br /&gt;1. pemborosan,&lt;br /&gt;2. keretakan rumah tangga, karena banyak hutang suami-istri bertengkar karena &lt;br /&gt;        tidak terpenuhinya kebutuhan pokok,&lt;br /&gt;3. konsumerisme, yaitu gaya hidup yang menganggap barang-barang sebagai ukuran&lt;br /&gt;        kesenangan, kebahagiaan, dan harga diri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-2705270306785105052?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/2705270306785105052/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=2705270306785105052' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2705270306785105052'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2705270306785105052'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/03/3-kegiatan-pokok-ekonomi.html' title='3 KEGIATAN POKOK EKONOMI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/R94fTdxtOpI/AAAAAAAAABI/_Yn5uta7q9A/s72-c/GAMBAR+BELANJA.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-2334019348305193221</id><published>2008-02-12T18:47:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T18:52:25.067-08:00</updated><title type='text'>Makhluk Sosial dan Makhluk Ekonomi</title><content type='html'>MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL DAN EKONOMI YANG BERMORAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusun : M. Anshor Sja’roni, S.Sos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Kompetensi :   Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan.&lt;br /&gt;Kompetensi Dasar :   Mendeskrepsikan  manusia sebagai makhluk sosial dan &lt;br /&gt;                            ekonomi yang bermoral dalam memenuhi kebutuhan.&lt;br /&gt;Indikator  :&lt;br /&gt;1. Mendeskripsikan hakekat manusia sebagai makhluk sosial dan ekonomi yang &lt;br /&gt;        bermoral&lt;br /&gt;2. Mengidentifikasi  makna manusia sebagai makhluk sosial  dan ekonomi&lt;br /&gt;3. Mewujudkan  hubungan yang harmonis antar manusia sebagai makhluk sosial &amp; &lt;br /&gt;        ekonomi yang bermoral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGANTAR&lt;br /&gt;Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari bagaimana usaha manusia dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sebagaimana kita ketahui, manusia adalah makhluk yang diciptakan Allah sebagai kalifah di muka bumi. Berbagai tugas dibebankan Allah pada manusia selama manusia menempati hamparan muka bumi ini. Inti tugas itu adalah beribadah kepada Allah. Lalu, bagaimana bentuk ibadah itu? Bentuk beribadah yang dimaksud tidak lain adalah menyembah kepada Allah dengan menunaikan kewajiban-kewajiban seperti salat, puasa, zakat, dan ibadah haji serta beramal baik dan berakhlak yang baik pula. Di samping itu, agar manusia dapat menjalankan ibadah tersebut dengan baik, mereka harus memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti makan, pakaian, rumah, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan-kebutuhan yang lainnya. Jadi, dapat dikatakan bahwa selama manusia hidup di dunia, dia harus memenuhi kebutuhan hidupnya, baik berupa kebutuhan yang bersifat materi maupun kebutuhan yang bersifat sosial. &lt;br /&gt;Dari uraian di atas itulah ilmu ekonomi kemudian dikembangkan. Para ilmuan ekonomi kemudian membedakan manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. Sekarang mari kita pelajari apakah makhluk sosial dan makhluk ekonomi itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Manusia Sebagai Makhluk Sosial &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dunia ini mustahil manusia dapat hidup seorang diri. Manusia akan selalu membutuhkan orang lain dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari. Dalam ilmu sosiologi kita telah pelajari tentang interaksi sosial dan tentang sosialisasi. Di situ dipelajari bahwa hidup seseorang akan terkucil, sendirian, dan menjadi gila jika tidak mampu bersosialisasi dan tidak mau berinteraksi dengan orang lain. &lt;br /&gt;Di samping itu, manusia tidak dapat dipisahkan dari kelompok masyarakat, karena memang manusia  sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial, manusia selalu berinteraksi dalam hal-hal tertentu dengan masyarakat. Manusia mempunyai naluri hidup bersama dengan orang lain. Naluri hidup bersama itu disebut gregariousness. &lt;br /&gt;Jadi dapat dikatakan bahwa manusia disebut sebagai makhluk sosial (homo socialis) karena selalu berinteraksi dengan manusia lainnya dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Manusia Sebagai Makhluk Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun manusia membutuhkan manusia lainnya dalam melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari, tetapi manusia tetap memiliki otonomi untuk menentukan nasibnya sendiri. Secara pribadi, manusia harus memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya.&lt;br /&gt;Kita tentu paham bahwa setiap manusia mempunyai kebutuhan yang beraneka ragam. Setiap manusia butuh makan dan minum agar tetap hidup. Manusia membutuhkan pakaian untuk dapat bergaul dengan baik dengan manusia lainnya. Manusia juga butuh rumah sebagai tempat berlindung. Pendidikan, kesehatan, hiburan, dan kebutuhan lainnya juga diperlukan manusia agar hidup lebih layak.&lt;br /&gt;Untuk memenuhi semua kebutuhan tersebut, manusia butuh uang. Untuk mendapatkan uang, manusia harus bekerja. Setelah bekerja dan mendapatkan uang, uang itu kemudian digunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Di samping itu, uang tersebut ditabung untuk kebutuhan-kebutuhan yang akan datang. Jadi, manusia selalu penuh perhitungan dalam hidupnya. Karena itulah manusia disebut makhluk ekonomi (homo economicus) karena manusia selalu memikirkan upaya untuk memenuhi kebutuhannya sesuai dengan prinsip-prinsip ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Hubungan Antara Manusia Sebagai Makhluk Sosial dan Makhluk Ekonomi yang Bermoral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimanakah menghubungkan ciri manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi di atas? Bisakah manusia melakukan dua ciri itu sekaligus dalam kehidupan sehari-hari? Jawabannya tentu saja bisa. Lalu bagaimana caranya?&lt;br /&gt;Jika manusia dalam usaha memenuhi keinginan dan kebutuhan pribadinya menggunakan segala cara tanpa memperdulikan apakah cara yang ditempuh itu halal atau haram, merugikan orang lain atau dengan jalan yang tidak baik, maka manusia itu akan menjadi serigala bagi manusia lainnya. Manusia yang sudah menjadi serigala bagi manusia lainnya akan menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginannya. Mereka sering mengorbankan orang lain. Mereka tidak peduli apakah orang lain itu rugi akibat perbuatannya. Mereka tidak malu untuk mencari uang dan kekayaan meskipun dengan cara yang curang. Manusia yang menjadi serigala bagi manusia lain disebut homo homini lupus.&lt;br /&gt;Sedangkan kita tahu, manusia tidak dapat hidup sendiri di dunia ini. Dalam melakukan aktivitas, termasuk bekerja dan usaha mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kita selalu membutuhkan bantuan dan kerja sama dari orang lain. Karena itu, kita tidak boleh berlaku seenaknya sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bukankah kita hidup bermasyarakat? Maka kita harus memiliki moral dan akhlak ketika kita menjalankan fungsi sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas&lt;br /&gt;I. Jelaskan konsep-konsep / kata-kata kunci di bawah ini!&lt;br /&gt;1. makhluk sosial&lt;br /&gt;2. makhluk ekonomi&lt;br /&gt;3. gregariousness&lt;br /&gt;4. homo homini lupus&lt;br /&gt;5. homo homini socius&lt;br /&gt;II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!&lt;br /&gt;1. Tulislah sebuah cerita yang menggambarkan manusia sebagai makhluk sosial!&lt;br /&gt;2. Tulislah sebuah cerita yang menggambarkan manusia sebagai makhluk ekonomi!&lt;br /&gt;3. Tulislah sebuah cerita yang menggambarkan manusia yang mampu menjalankan &lt;br /&gt;        fungsi sebagai makhluk sosial sekaligus makhluk ekonomi yang bermoral!&lt;br /&gt;4. Tulislah sebuah cerita yang menggambarkan manusia yang tidak mampu &lt;br /&gt;        menjalankan fungsi sebagai makhluk sosial sekaligus makhluk ekonomi! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. Unjuk Kerja&lt;br /&gt;Wawancarailah orang tuamu di rumah! Tanyakanlah pengeluaran anggota keluargamu dalam sebulan! Setelah data terkumpul, masukkan ke dalam tabel dan bandingkanlah dengan hasil kerja temanmu yang lain di kelas!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-2334019348305193221?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/2334019348305193221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=2334019348305193221' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2334019348305193221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2334019348305193221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/02/makhluk-sosial-dan-makhluk-ekonomi.html' title='Makhluk Sosial dan Makhluk Ekonomi'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-466918437830550050</id><published>2008-02-12T18:39:00.000-08:00</published><updated>2008-02-12T18:43:32.867-08:00</updated><title type='text'>Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi</title><content type='html'>TINDAKAN EKONOMI BERDASARKAN MOTIF DAN PRINSIP EKONOMI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyusun : M. Anshor Sja’roni, S.Sos&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Standar Kompetensi :   Memahami usaha manusia memenuhi kebutuhan.&lt;br /&gt;Kompetensi Dasar   :   Mengidentifikasi  tindakan ekonomi berdasarkan motif dan &lt;br /&gt;                       prinsip ekonomi dalam berbagai kegiatan sehari-hari&lt;br /&gt;Indikator  : &lt;br /&gt;1. Menjelaskan pengertian tindakan ekonomi&lt;br /&gt;2. Menyebutkan tiga contoh tindakan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;3. Menjelaskan pengertian motif ekonomi&lt;br /&gt;4. Menjelaskan  motif ekonomi dan nonekonomi yang mendorong seseorang melakukan &lt;br /&gt;   kegiatan pokok ekonomi dalam kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;5. Menjelaskan pengertian prinsip ekonomi&lt;br /&gt;6. Menjelaskan penerapan prinsip ekonomi dalam kegiatan pokok ekonomi dalam &lt;br /&gt;   kehidupan sehari-hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Tindakan Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bab terdahulu, kita telah membahas manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi yang bermoral. Pada pembahasan tersebut telah diungkapkan bahwa manusia selalu memikirkan upaya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Selama manusia hidup di dunia, mereka tidak akan berhenti untuk terus berusaha memenuhi kebutuhan hidupnya. Sejak kita lahir ke dunia hingga kita dewasa dan menjadi tua, kita selalu butuh makan dan minum, kita butuh pakaian dan rumah sebagai tempat berteduh, dan kebutuhan-kebutuhan lainnya.&lt;br /&gt;Lalu, bagaimana cara manusia memenuhi berbagai kebutuhannya? Ketika kita kecil, kita masih bergantung pada orang tua. Orang tualah yang memikirkan bagaimana caranya memenuhi kebutuhan keluarga. Ketika kita besar dan dewasa, tanggung jawab orang tua semakin berkurang. Kita sendiri yang berpikir bagaimana caranya memenuhi kebutuhan hidup kita. Pada jaman sekarang untuk memenuhi kebutuhan manusia butuh uang. Uang didapat dari bekerja. Jadi, untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia jaman sekarang harus bekerja. &lt;br /&gt;Bagaimana orang jaman dulu, ketika belum ada uang, memenuhi kebutuhannya? Untuk memenuhi kebutuhan makan dan minum, manusia jaman dulu mengambil langsung dari alam. Mereka berburu menangkap binatang atau ikan dan mencari buah-buahan dan dedaunan yang tumbuh di lingkungan sekitar. Mereka pergi ke gua dan pohon tinggi besar sebagai tempat berteduh dan tidur. Untuk pakaian mereka menggunakan dedaunan yang lebar. &lt;br /&gt;Jadi, dari jaman dulu sampai jaman kita sekarang ini, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya manusia harus bekerja. Jaman dahulu manusia bekerja dengan jalan mengambil langsung dari alam dan mengolah alam untuk menghasilkan makanan. Jaman sekarang manusia bekerja demi mendapatkan uang untuk dibelanjakan berbagai kebutuhan hidup. Manusia yang bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut melakukan tindakan ekonomi atau kegiatan ekonomi. Tidak hanya itu, ketika kita membeli barang atau menggunakan / memanfaatkan barang, berarti kita melakukan kegiatan ekonomi, yaitu kegiatan konsumsi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa untuk memenuhi berbagai kebutuhan hidupnya manusia melakukan tindakan / kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Tindakan ekonomi  terdiri atas tiga kegiatan pokok ekonomi, yaitu (1) kegiatan produksi, (2) kegiatan konsumsi, dan (3) kegiatan distribusi. Tiga kegiatan pokok ekonomi ini akan kita bahas lebih lengkap pada bab lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. Motif Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah motif ekonomi itu? Motif berasal dari bahasa Inggris, motive, yang berarti dorongan. Secara sederhana, dorongan atau alasan yang membuat orang mau melakukan tindakan ekonomi disebut motif ekonomi. Lebih jelasnya, yang dimaksud motif ekonomi adalah suatu kekuatan yang mendorong orang untuk melakukan  tindakan / kegiatan ekonomi.&lt;br /&gt;Mengapa orang mau bekerja? Apa yang membuat petani mau bekerja di sawah? Apa yang mendorong nelayan mau bersusah payah mengarungi lautan luas mencari ikan? Apa yang membuat ayah atau ibu kita siang malam bekerja di kantor?  Ada dua alasan mengapa orang melakukan kegiatan ekonomi, yaitu alasan ekonomi (motif ekonomi) dan alasan di luar ekonomi (motif nonekonomi).  &lt;br /&gt;Secara garis besar, motif ekonomi yang mendorong seseorang mau melakukan tindakan ekonomi karena seseorang itu ingin:&lt;br /&gt;1. mendapat laba / keuntungan.&lt;br /&gt;2. mendapat kepuasan atau kenikmatan sebesar-besarnya.&lt;br /&gt;Sedangkan motif nonekonomi yang mendorong seseorang melakukan tindakan ekonomi karena seseorang itu ingin :&lt;br /&gt;1. membantu orang lain.&lt;br /&gt;2. mendapatkan penghargaan dan penghormatan dari masyarakat.&lt;br /&gt;3. mendapatkan kedudukan atau jabatan di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. Prinsip Ekonomi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip ekonomi adalah dasar berpikir yang digunakan manusia dalam melakukan kegiatan ekonomi&lt;br /&gt;Dasar berpikir dalam prinsip ekonomi adalah:&lt;br /&gt; “ dengan pengorbanan tertentu diperoleh kepuasan sebesar-besarnya” atau&lt;br /&gt; “dengan pengorbanan sekecil-kecilnya demi mendapatkan kepuasan tertentu”&lt;br /&gt;Mari kita pahami maksud dari kalimat yang menjadi dasar berpikir dari prinsip ekonomi di atas.&lt;br /&gt;Misalnya ayah kita mempunyai perusahaan yang memproduksi sepatu. Sebelum sepatu dibuat, ayah kita menghitung berapa kira-kira biaya untuk memproduksi sepatu dan berapa harga jual sepatu itu. Jika ayah menerapkan prinsip ekonomi, maka ayah berusaha untuk menekan biaya pembuatan sepatu sekecil-kecilnya untuk mendapatkan laba atau keuntungan tertentu, sesuai harapan ayah. &lt;br /&gt;Contoh yang lain, marilah kita ikuti seorang ibu yang sedang belanja di pasar. Ibu itu telah mencatat barang-barang yang akan dibeli. Ibu itu mengecek berapa uang yang dimilikinya. Jika ibu itu menerapkan prinsip ekonomi, apa yang akan dilakukan ibu itu? Tentu saja ibu itu menghitung uang yang dimilikinya agar cukup untuk belanja. Bahkan kalau bisa sisa. Bagaimana caranya? Jika barang yang akan dibeli banyak sedangkan uang yang ada kurang, maka yang dilakukan adalah membuat skala prioritas. Ibu itu harus menetapkan barang apa yang paling penting dan mendesak untuk dibeli dan barang apa yang paling tidak penting dan tidak mendesak untuk dibeli. Di samping membuat skala prioritas, ibu itu harus mencari informasi di mana bisa memperoleh barang-barang dengan harga yang lebih murah. &lt;br /&gt;Sekarang, coba kalian membuat contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupanmu sebagai seorang siswa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas&lt;br /&gt;I. Jelaskan konsep / kata kunci di bawah ini!&lt;br /&gt;1. tindakan ekonomi&lt;br /&gt;2. motif ekonomi&lt;br /&gt;3. motif nonekonomi&lt;br /&gt;4. prinsip ekonomi&lt;br /&gt;II. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini!&lt;br /&gt;1. Tuliskan satu contoh tindakan ekonomi!&lt;br /&gt;2. Tuliskan satu contoh motif ekonomi!&lt;br /&gt;3. Tuliskan satu contoh motif nonekonomi!&lt;br /&gt;4. Tuliskan satu contoh penerapan prinsip ekonomi dalam kehidupan siswa sehari-hari!&lt;br /&gt;III. Unjuk Kerja&lt;br /&gt;Wawancarailah ayah atau ibu kamu! Tanyakan apa motif ayah/ibu bekerja? Tanyakan pula apa motif ayah/ibu membeli rumah, kendaraan, atau membeli barang untuk disumbangkan kepada korban bencana alam? Buatlah laporan hasil wawancara lalu presentasikan di depan kelas!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-466918437830550050?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/466918437830550050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=466918437830550050' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/466918437830550050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/466918437830550050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/02/tindakan-ekonomi-berdasarkan-motif-dan.html' title='Tindakan, Motif, dan Prinsip Ekonomi'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-3950625282969992710</id><published>2008-02-09T20:10:00.000-08:00</published><updated>2008-02-09T20:19:07.600-08:00</updated><title type='text'>Artikel Pendidikan</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;(Tulisan ini telah dimuat di Jawa Pos, Selasa (5/2/2008) &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Melatih &lt;em&gt;Social Skill&lt;/em&gt; Siswa&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;Oleh M. Anshor Sja’roni&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;“Satu hal yang harus selalu diingat, bahwa dengan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan sosial &lt;em&gt;(social skill)&lt;/em&gt; berarti guru telah membantu mereka dalam menemukan dirinya sendiri sehingga mampu berperilaku sesuai norma yang berlaku di masyarakat.”&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;Sebagai makhluk sosial, seseorang dituntut mampu mengatasi segala permasalahan yang timbul sebagai hasil dari interaksi dengan lingkungan sosial dan mampu menampilkan diri sesuai dengan aturan atau norma yang berlaku. Karenanya, orang dituntut menguasai keterampilan sosialnya (social skill). Keterampilan tersebut biasanya disebut sebagai aspek psikososial. Keterampilan itu harus mulai dikembangkan sejak seseorang masih anak-anak. Lalu, apa yang dimaksud keterampilan sosial ? Bagaimana keterampilan itu mesti dikembangkan di sekolah? Mengapa keterampilan ini makin penting pada anak yang menginjak remaja?&lt;br /&gt;Keterampilan sosial dan kemampuan penyesuaian diri menjadi makin penting ketika anak sudah menginjak masa remaja. Hal ini disebabkan pada masa remaja individu sudah memasuki dunia pergaulan yang lebih luas di mana pengaruh teman-teman dan lingkungan sosial akan sangat menentukan. Kegagalan remaja dalam menguasai keterampilan sosial akan menyebabkan dia sulit menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya sehingga dapat menyebabkan rasa rendah diri, dikucilkan dari pergaulan, cenderung berperilaku yang kurang normatif, dan bahkan dalam perkembangan yang lebih ekstrem bisa menyebabkan terjadinya gangguan jiwa, kenakalan remaja, tindakan kriminal, sampai tindakan kekerasan.&lt;br /&gt;Berdasarkan kondisi tersebut, maka amatlah penting bagi remaja untuk dapat mengembangkan keterampilan sosial dan kemampuan untuk menyesuaikan diri. Permasalahannya, bagaimana cara melakukan hal tersebut di kelas dan aspek-aspek apa saja yang harus diperhatikan?&lt;br /&gt;Salah satu tugas perkembangan yang harus dikuasai remaja - dalam fase perkembangan masa remaja madya dan remaja akhir - adalah memiliki keterampilan sosial untuk dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan sehari-hari. Keterampilan sosial tersebut meliputi kemampuan berkomunikasi, menjalin hubungan dengan orang lain, menghargai diri sendiri dan orang lain, mendengarkan pendapat atau keluhan dari orang lain, memberi atau menerima kritik, keterampilan memimpin, musyawarah, pengelolaan konflik, mempercayai orang lain, berbagi dalam tugas, memunculkan partisipasi, menghormati adanya perbedaan, bertindak sesuai norma dan aturan yang berlaku, dan sebagainya. Jika keterampilan sosial dapat dikuasai oleh remaja pada fase tersebut, maka ia akan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sosialnya.&lt;br /&gt;Untuk menciptakan suasana kehidupan sosial nyata di kelas, hal yang harus diperhatikan guru di dalam strategi pembelajaran adalah faktor keberagaman siswa. Keberagaman siswa dengan latar belakang sosial historis, derajat potensi, kecepatan belajar, dan potensi kecerdasan majemuk tidak dapat dinafikan begitu saja. Kondisi siswa yang heterogen bukan sebuah faktor negatif tetapi menjadi faktor positif di mana masing-masing siswa dapat saling menunjang dan melengkapi dalam proses pembelajaran yang saling mencerdaskan dan memaksimalkan pembelajaran dalam mencapai tujuan belajar.&lt;br /&gt;Kondisi siswa yang beragam adalah sebuah keniscayaan. Hal ini sama dan sebangun dengan kondisi sosial masyarakat. Keniscayaan ini seringkali diabaikan oleh guru. Ditambah lagi sistem penyelenggaraan pendidikan yang menyita banyak waktu di sekolah, semakin mengurangi intensitas interaksi siswa dengan orang tua dan interaksi antara siswa dengan dunia sosial nyata. Apalagi dalam masyarakat yang berubah sangat cepat sekarang ini, banyak siswa kehilangan hubungan dekat dan stabil dengan orang yang sayang dan peduli. Tanpa dukungan dari keluarga yang rukun, banyak siswa membawa rasa ketidakpuasan ke sekolah. Sementara itu, tuntutan dari masyarakat yang dutujukan kepada sekolah (siswa harus lulus UNAS seratus persen dengan nilai tinggi) akan mengabaikan kebutuhan sosial dan emosional siswa. Ketika pencapaian dan target kompetitif sekolah di tengah masyarakat menjadi fokus utama, siswa terisolasi dan kebutuhan afeksi serta sosial siswa menjadi terabaikan.&lt;br /&gt;Pembelajaran Berbasis Kelompok&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran berbasis kelompok terdapat unsur latihan keterampilan sosial. Keterampilan sosial tidak dapat dicapai dengan hanya meminta siswa untuk bekerja sama. Siswa harus dilatih dengan sengaja. Keterampilan sosial diajarkan bersama-sama dalam pembelajaran berbasis kelompok. Keterampilan sosial dirumuskan dalam tujuan pembelajaran sebagai bentuk latihan yang disengaja dan dirancang bersamaan dengan tujuan akademik.&lt;br /&gt;Beberapa komponen yang harus ada dalam melatih keterampilan sosial siswa adalah adanya saling ketergantungan positif, adanya akuntabilitas individual, heterogenitas anggota, adanya pimpinan kelompok, dan adanya pengajaran langsung tentang kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, mempercayai orang lain, dan pengelolaan konflik.&lt;br /&gt;Dalam pembelajaran berbasis kelompok, peran guru tidak lagi dominan. Guru bukan satu-satunya sumber informasi pengetahuan bagi siswa. Di samping guru, siswa dapat menggali informasi pengetahuan dari sesama siswa dalam kelompok belajar. Sementara itu, masing-masing siswa dalam kelompok dapat menggali informasi dari berbagai sumber (perpustakaan, koran, televisi, internet, orang tua, atau dari orang yang mempunyai kompetensi dan keahlian tertentu) yang nantinya informasi itu dibagi dengan siswa lain dalam kelompok belajar.&lt;br /&gt;Beberapa peran guru dalam melatih keterampilan sosial siswa yaitu : merumuskan tujuan pembelajaran dan keterampilan sosial, menentukan kriteria dan jumlah anggota kelompok belajar, merancang kerja sama antarkelompok, menjelaskan kriteria perilaku dan keberhasilan siswa, serta memantau dan menilai kualitas pekerjaan siswa.&lt;br /&gt;Kegiatan awal setelah terbentuknya kelompok belajar adalah membentuk pengurus kelompok yang terdiri dari ketua dan sekretaris. Pembentukan ini dimaksudkan agar setiap kelompok mempunyai tanggung jawab terhadap tugas-tugas dari guru serta melatih nilai kepemimpinan siswa. Proses pemilihan pengurus kelompok dilakukan secara demokratis.&lt;br /&gt;Selanjutnya setiap kelompok membuat aturan-aturan dalam kelompoknya, dalam hal kewajiban dan hak serta tanggung jawab anggota dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Proses pembuatan aturan dan norma kelompok dilakukan dengan cara berdiskusi. Setelah menghasilkan aturan kelompok, masing-masing kelompok mempresentasikan aturan yang telah dibuat untuk diketahui oleh guru dan kelompok lain.&lt;br /&gt;Untuk memantau kegiatan anggota kelompok dan pembagian tugas, setiap kelompok membuat jurnal kelompok. Jurnal kelompok berisi tentang tanggal tugas, bentuk tugas, siswa yang bertanggung jawab menyelesaikan tugas, tanggal penyelesaian tugas serta tanda tangan guru. Jurnal kelompok harus diisi dengan tertib dan diperiksa oleh guru setiap minggu.&lt;br /&gt;Beberapa kegiatan belajar kelompok dapat dijabarkan dalam empat metode sebagai berikut:&lt;br /&gt;Metode STAD (Student Teams Achievement Divisions). Guru memberikan informasi akademik baru kepada siswa setiap minggu, kemudian anggota kelompok diberi tugas lembar kerja akademik. Lembar tugas tersebut diselesikan oleh masing-masing kelompok dengan cara bekerja sama, saling membantu, ataupun sesuai dengan aturan masing-masing kelompok.&lt;br /&gt;Metode Jigsaw. Bahan akademik disajikan kepada siswa dalam bentuk teks. Setiap anggota kelompok berkewajiban mempelajari teks tersebut, siswa yang lebih mampu mengajarkan pemahamannya kepada siswa yang kurang paham, dalam pengertian lain teman sebagai “pengajar kedua” setelah teks dari guru.&lt;br /&gt;Metode GI (Group Investigation). Metode ini melibatkan siswa sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Metode ini menuntut siswa yang memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun keterampilan proses kelompok. Hal yang perlu dilakukan oleh guru dan siswa dalam metode ini adalah: seleksi topik, merencanakan kerjasama, implementasi, analisis sintesis, penyajian hasil akhir, dan evaluasi.&lt;br /&gt;Metode Struktural. Metode ini menekankan pada struktur-struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola-pola interaksi siswa. Ada struktur yang memiliki tujuan umum (goal) untuk meningkatkan penguasaan isi materi akademik dan ada struktur yang tujuannya untuk mengajarkan keterampilan sosial. Dua struktur tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut:&lt;br /&gt;Think-Pair-Share&lt;br /&gt;Metode ini memberikan siswa waktu untuk berpikir dan merespon serta saling membantu satu sama lain. Ada tiga langkah penerapan metode ini, yaitu:&lt;br /&gt;Langkah 1 – Berpikir (Think): Guru mengajukan pertanyaan atau isu yang terkait dengan pelajaran dan siswa diberi waktu satu menit untuk berpikir sendiri mengenai jawaban atas isu tersebut.&lt;br /&gt;Langkah 2 – Berpasangan (Pairing): Selanjutnya guru meminta kepada siswa untuk berpasangan dan mendiskusikan mengenai apa yang telah dipikirkan. Interaksi selama periode ini dapat menghasilksan jawaban bersama jika suatu pertanyaan telah diajukan atau penyampaian ide bersama jika suatu isu khusus telah diidentifikasi.&lt;br /&gt;Langkah 3 – Berbagi (Sharing): Pada langkah akhir ini guru meminta pasangan-pasangan tersebut untuk berbagi atau bekerja sama dengan kelas secara keseluruhan mengenai apa yang telah mereka bicarakan. Pada langkah ini akan menjadi efektif jika guru berkeliling kelas dari pasangan satu ke pasangan yang lain, sehingga seperempat atau setengah dari pasangan-pasangan tersebut memperoleh kesempatan untuk melapor.&lt;br /&gt;Numbered Head Together.&lt;br /&gt;Metode ini melibatkan para siswa dalam mengingat kembali (review) bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek atau memeriksa pemahaman mereka mengenai isi pelajaran tersebut. Ada empat langkah penerapan metode ini, yaitu:&lt;br /&gt;Langkah 1 – Penomoran (Numbering): Guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 3 sampai 5 siswa dan memberi mereka nomor sehingga tiap siswa dalam kelompok tersebut meiliki nomor berbeda.&lt;br /&gt;Langkah 2 – Pengajuan Pertanyaan (Questioning): Guru mengajukan suatu pertanyaan kepada siswa. Pertanyaan dapat bervariasi, dari yang bersifat umum hingga spesifik.&lt;br /&gt;Langkah 3 – Berpikir Bersama (Head Together): Para siswa berpikir bersama untuk menggambarkan dan meyakinkan bahwa tiap orang mengetahui jawaban tersebut.&lt;br /&gt;Langkah 4 – Pemberian Jawaban (Answering): Guru menyebut satu nomor dan para siswa dari tiap kelompok dengan nomor yang sama mengangkat tangan dan menyiapkan jawaban untuk seluruh kelas.&lt;br /&gt;Mungkin masih banyak cara lain yang bisa dipergunakan untuk meningkatkan keterampilan sosial siswa. Satu hal yang harus selalu diingat, bahwa dengan membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan sosial (social skill) berarti guru telah membantu mereka dalam menemukan dirinya sendiri sehingga mampu berperilaku sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagaimana menurut anda?&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-3950625282969992710?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/3950625282969992710/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=3950625282969992710' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/3950625282969992710'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/3950625282969992710'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/02/artikel-pendidikan.html' title='Artikel Pendidikan'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-2757293697075953113</id><published>2008-01-17T18:48:00.000-08:00</published><updated>2008-01-17T19:07:19.185-08:00</updated><title type='text'>Bencana Alam dan Perubahan Sosial</title><content type='html'>tanggapan untuk bapak Zainul Arifin&lt;br /&gt;Salam kenal Bapak Zainul, saya masih tetap mengajar. Tentang berbagai bencana yang menimpa kita,termasuk daerah saya yang berkalang lumpur termahal di dunia karena mengandung gas, banjir, longsor, angin puting beliung, dan jangan lupa pak, kolapsnya mantan presiden Soeharto juga bencana bagi bangsa Indonesia. Secara sosiologis memang berbagai bencana alam mengakibatkan perubahan sosial. Perubahan-perubahan tersebut terkait perubahan budaya dan sosial masyarakat terdampak langsung. Di daerah saya, sawah ladang sebagai sumber pendapatan masyarakat tenggelam. Rumah-rumah tenggalam. bersamaan dengan itu tenggelam pula mata pencaharian, ikatan-ikatan sosial, dan bubrahnya struktur masyarakat wilayah terdampak. Bapak tahu bahwa tetangga saya, bahkan saudara-saudara saya, berpisah terpencar semburat ke mana-mana. Ikatan persaudaran dan sosial menjadi berubah. Kedekatan fisik menjadi jauh oleh lokasi rumah yang kini terpencar. relasi sosial menjadi sama sekali baru karena berubahnya alam, tempat tinggal, mata pencaharian, dan beban psikologis yang tak tertanggungkan.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kita bersikap? Ya semua kita jalani dan mencoba menata diri dan keluarga dan kalau mampu membantu masyarakat yang terdampak. Kita dampingi mereka menjalani proses panjang perubahan tersebut. Bukankah kita telah mengalami setiap episode kehidupan kita dari bayi, kanak-kanak, remaja, hingga dewasa penuh dengan tantangan perubahan. Tetapi untungnya kita menjalani proses perubahan itu dengan dampingan dan bimbingan ayah, ibu, dan handai taulan keluarga kita. Sehingga mereka dapat memastikan bahwa perubahan yang kita jalani tetap dalam perubahan yang konstruktif. Dan yang terpenting adalah sudut pandang kita dalam menyikapi setiap bencana yang kita hadapi. Kadang hidup ini terasa begitu indah meski berkalang lumpur ketika sudut pandang kita geser sedikit ke arah "kanan- atas" dan bukan terus-terusan termangu ke arah "kiri-bawah".&lt;br /&gt;Selanjutnya, di atas tadi sedikit disinggung tentang kolapsnya mantan presiden-penguasa orde baru yang terkapar di RSPP. Saban pagi saya penasaran untuk terus memantau perkembangan kesehatan beliau. Di TV dan koran bahkan internet saya selalu memburu berita beliau. Ada dua perasaan dan pertanyaan dalam hati  ketika saya  menyalakan tv dan membuka lembaran koran: Sudah selesai atau sembuh?&lt;br /&gt;Bagaimana menurut anda? minggu depan kita coba diskusikan lagi tentang mantan penguasa orde baru ini.&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;Semuanya benar-benar berubah. Lho...kok malah curhat sih...maaf pak Zainul. Orang baru kenal malah diberi beban perasaan dan pikiran...tetapi saya sangat senang pak Zainul menanyakan kabar saya (Sidoarjo)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-2757293697075953113?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/2757293697075953113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=2757293697075953113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2757293697075953113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/2757293697075953113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/01/bencana-alam-dan-perubahan-sosial.html' title='Bencana Alam dan Perubahan Sosial'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-1053419763397351458</id><published>2008-01-07T23:24:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T23:34:41.467-08:00</updated><title type='text'>SOSIOLOGI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/5218510/e4e956da/sharing.html"&gt;Interaksi sosial&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/5218510/e4e956da/sharing.html"&gt;bentuk-bentuk interaksi sosial&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/5218510/e4e956da/sharing.html"&gt;sumber-sumber interaksi sosial&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;"&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/5218510/e4e956da/sharing.html"&gt;sosialisasi&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-1053419763397351458?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/1053419763397351458/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=1053419763397351458' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1053419763397351458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/1053419763397351458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/01/sosiologi_07.html' title='SOSIOLOGI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-7282100110638577177</id><published>2008-01-07T00:00:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T00:30:27.254-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://www.4shared.com/dir/5218510/e4e956da/sharing.html"&gt;SOSIOLOGI&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-7282100110638577177?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/7282100110638577177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=7282100110638577177' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7282100110638577177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/7282100110638577177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/01/sosiologi.html' title=''/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7362896257704291299.post-3731755360641300167</id><published>2008-01-02T20:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-18T21:10:41.248-08:00</updated><title type='text'>RUANG DISKUSI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;Pilkada Jatim 2008&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tuan dan Puan yang terhormat,&lt;br /&gt;beberapa bulan lagi kita akan menghadapi pilkada. Beberapa bakal calon gubernur mulai muncul. Ada yang sudah pasti maju dan diusung oleh partai besar dan gabungan beberapa partai kecil, ada yang sudah pasang poster dan papan reklame besar meski ia belum tahu partai mana yang mau mengusungnya, ada yang masih ragu-ragu mencoba menghitung-hitung posisi. Kita tidak akan bahas siapa diusung partai apa bergandengan dengan siapa. Kita tidak bahas siapa balon gubernur yang terkuat. Dan kita tidak bahas pula siapa yang akan menjadi Gubernur Jawa Timur.&lt;br /&gt;Kita akan membahas pilkada 2008 ini dalam tinjauan sosial: Apakah pilkada 2008 akan berjalan secara demokratis dan damai? Apa saja syarat yang diperlukan(ditinjau dari kondisi sosial budaya masyarakat Jatim) agar pilkada 2008 dapat berlangsung dengan demokratis dan damai?&lt;br /&gt;Kami mengundang tuan dan puan dalam tema diskusi kali ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7362896257704291299-3731755360641300167?l=ruangguruips.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ruangguruips.blogspot.com/feeds/3731755360641300167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7362896257704291299&amp;postID=3731755360641300167' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/3731755360641300167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7362896257704291299/posts/default/3731755360641300167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ruangguruips.blogspot.com/2008/01/ruang-diskusi.html' title='RUANG DISKUSI'/><author><name>Ruang Guru IPS</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10843303375249767196</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_g3MW7G7Jm_Q/SoOQiB5YWPI/AAAAAAAAADE/Z18IvIXoKNQ/S220/Anshor6.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
